Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini

BERITATERPOPULER

Terjadi Lagi Gempa di Cilacap! Ketiga dan Terbesar di Hari Ini

sumber gambar : liputan6.com

Gempa bumi kembali mengguncang perairan Cilacap, Jateng, siang ini. Gempa bumi kembali terjadi di perairan Kabupaten Cilacap

Gempa yang ketiga di hari ini dengan kekuatan magnitudo yang terbesar dibandingkan dua gempa sebelumnya.
“Info Gempa Mag:2.9 SR, 16-Agu-22 12:04:10 WIB, Lok:8.34 LS,109.06 BT (68 km Tenggara CILACAP-JATENG), Kedlmn:30 Km,” tulis BMKG melalui keterangannya, Selasa (16/8/2022).

Sebelumnya dua gempa bumi menggoyang Cilacap, pada Selasa pagi. Keduanya berpusat di perairan. Dirilis dari informasi BMKG yang diterima detikJateng, gempa pertama terjadi pada pukul 06.18 WIB. Gempa tersebut bermagnitudo 2,8.

sumber gambar : cnnindonesia.com

Pusat gempa berada di koordinat 7.84 Lintang Selatan (LS), 109.23 Bujur Timur (BT). Berjarak 20 kilometer selatan Kroya. Adapun kedalamannya hingga 154 kilometer. Sedangkan gempa bumi berikutnya terjadi 3 jam kemudian.

Baca Juga : Massa Ojol Demo DPR Hari ini, Persiapan Pengamanan Dari Polisi

“Info gempa magnitudo 2,6, pukul 09.09 WIB,” tulis BMKG. Gempa kali ini berpusat di koordinat 8.41 Lintang Selatan (LS), 109.24 Bujur Timur (BT). Berjarak 80 kilometer tenggara Cilacap. Adapun kedalamannya hingga 35 kilometer. Hingga berita ini ditulis belum ada laporan dampak dari gempa bumi di perairan Cilacap, Jawa Tengah, tersebut.

sumber gambar : cnnindonesia.com

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menujam di bawah Lempeng Eurasia.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault). Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah Cilacap Selatan, Cilacap Tengah, Cilacap, Ayah, dan Kebumen dengan skala intensitas II – III MMI.

Hingga pukul 05.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan

Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *