Tahun 2026 menjadi salah satu tahun yang menarik untuk industri otomotif Indonesia. Pilihan kendaraan semakin beragam, mulai dari mobil bensin, hybrid hingga mobil listrik murni. Produsen Jepang, Korea, China hingga Eropa semakin aktif menghadirkan teknologi dan model baru.
Berikut beberapa mobil yang menarik perhatian sepanjang 2026.
1. Suzuki e-Vitara
Suzuki e-Vitara menjadi salah satu mobil penting bagi Suzuki karena merupakan mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) pertama Suzuki yang dipasarkan di Indonesia.
SUV listrik ini resmi diperkenalkan di IIMS 2026. e-Vitara menggunakan platform khusus kendaraan listrik HEARTECT-e dan baterai LFP berkapasitas 61 kWh.
Motor listriknya menghasilkan tenaga sekitar 128 kW atau setara 174 PS dan menggunakan sistem penggerak roda depan.
Desainnya menggabungkan karakter SUV dengan tampilan futuristik. Kehadiran e-Vitara sekaligus menunjukkan bahwa Suzuki mulai memperluas strategi elektrifikasinya dari hybrid menuju mobil listrik penuh.
2. Mitsubishi Xpander Hybrid
Nama Xpander Hybrid menjadi salah satu model yang cukup banyak dibicarakan karena Xpander sendiri sudah memiliki basis pengguna yang sangat besar di Indonesia.
Versi hybrid menawarkan konsep yang menarik: MPV keluarga dengan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien dibandingkan mesin bensin biasa.
Teknologi hybrid menggabungkan mesin bensin dengan motor listrik sehingga motor listrik dapat membantu mesin dalam kondisi tertentu.
Konsep seperti ini cocok untuk pengguna yang ingin mendapatkan efisiensi kendaraan elektrifikasi tanpa harus bergantung pada charging station seperti mobil listrik murni.
Namun untuk pasar Indonesia, status dan jadwal pemasaran Xpander Hybrid tetap perlu mengikuti pengumuman resmi Mitsubishi.
3. Toyota MPV dan Hybrid Keluarga
Toyota semakin serius membawa teknologi hybrid ke segmen kendaraan keluarga.
Salah satu tren penting pada 2026 adalah teknologi hybrid yang mulai turun ke kelas kendaraan yang lebih terjangkau. Tidak lagi hanya ditemukan pada sedan atau SUV premium.
Toyota juga memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi untuk konsumen yang membutuhkan mobil keluarga.
Keuntungan utama hybrid adalah pengemudi tetap mengisi bensin seperti mobil biasa, tetapi motor listrik membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Teknologi ini menarik bagi konsumen Indonesia karena tidak membutuhkan perubahan besar dalam kebiasaan berkendara.
Jadi pengguna tidak perlu mencari tempat charging setiap kali baterai berkurang.
4. BYD Atto 4
BYD menjadi salah satu merek yang agresif memperluas jajaran kendaraan listriknya.
Nama BYD Atto 4 juga muncul dalam sejumlah daftar kendaraan yang diproyeksikan meramaikan pasar otomotif 2026.
Model ini diposisikan sebagai bagian dari keluarga Atto yang mengandalkan teknologi kendaraan listrik BYD.
BYD sendiri dikenal memiliki teknologi baterai Blade Battery yang menggunakan jenis lithium iron phosphate atau LFP.
Keunggulan utama baterai jenis ini adalah daya tahan, stabilitas termal dan tingkat keamanan yang baik.
Jika Atto 4 resmi dipasarkan secara luas di Indonesia, model ini berpotensi mengisi celah antara beberapa produk EV BYD yang sudah tersedia.
5. Hyundai New Creta
Untuk konsumen yang belum ingin beralih ke mobil listrik atau hybrid, Hyundai masih menawarkan New Creta sebagai salah satu pilihan SUV kompak.
New Creta membawa desain yang lebih modern, interior yang semakin lengkap serta berbagai fitur keselamatan dan konektivitas.
Pada varian N Line Turbo, mobil ini menggunakan mesin 1.5 liter turbo dengan tenaga hingga 160 PS dan torsi 253 Nm, dipadukan dengan transmisi 7-speed DCT.
New Creta juga memiliki berbagai fitur modern seperti panoramic display, Bluelink, panoramic sunroof, ventilated seat hingga sistem keselamatan Hyundai SmartSense pada varian tertentu.
Kehadirannya menunjukkan bahwa di tengah tren elektrifikasi, mobil bensin tetap memiliki pasar yang besar.
6. Chery Tiggo 4 Pro
Chery juga terus memperluas pilihan SUV untuk pasar Indonesia.
Tiggo 4 Pro dikenal sebagai SUV kompak yang mengutamakan kombinasi desain modern, teknologi dan harga yang kompetitif.
Mobil seperti ini menyasar konsumen perkotaan yang menginginkan kendaraan dengan posisi berkendara lebih tinggi dibanding hatchback atau sedan, tetapi dimensinya tidak sebesar SUV kelas menengah.
Segmen compact SUV sendiri semakin ramai karena konsumen sekarang banyak mencari mobil yang praktis untuk penggunaan harian tetapi tetap memiliki tampilan sporty.
Chery juga semakin agresif mengembangkan berbagai teknologi mesin, mulai dari bensin konvensional hingga hybrid dan kendaraan listrik.
7. MG 3 Hybrid
MG 3 Hybrid menawarkan pendekatan yang sedikit berbeda.
Kalau kebanyakan mobil hybrid baru berbentuk SUV atau MPV, MG 3 hadir sebagai hatchback dengan karakter lebih sporty.
Ukuran yang relatif kompak membuat konsep mobil seperti ini menarik untuk penggunaan di perkotaan.
Teknologi hybrid juga memungkinkan mesin bensin bekerja bersama motor listrik sehingga konsumsi bahan bakar dapat ditekan tanpa harus melakukan pengisian daya dari charger eksternal seperti mobil listrik.
MG 3 Hybrid menunjukkan bahwa teknologi elektrifikasi tidak harus selalu hadir dalam bentuk SUV besar.
Hybrid juga bisa digunakan pada mobil kecil yang lincah dan praktis untuk penggunaan sehari-hari.
8. Honda Prelude
Honda Prelude menjadi salah satu nama paling menarik yang kembali muncul pada 2026.
Prelude merupakan nama legendaris Honda yang sebelumnya dikenal sebagai coupe sporty.
Generasi terbarunya membawa konsep berbeda karena menggunakan sistem hybrid.
Honda Prelude terbaru menggunakan mesin 2.0 liter yang bekerja bersama motor listrik dengan total output sistem sekitar 203 PS, sementara motor listriknya menghasilkan torsi hingga 315 Nm.
Mobil ini juga dilengkapi Honda SENSING, delapan airbag, sistem audio BOSE, Google built-in serta berbagai fitur berkendara modern.
Prelude resmi diperkenalkan di Indonesia pada Januari 2026 dan menjadi salah satu sport hybrid Honda yang menarik perhatian.
Jangan ketinggalan berita terkini dan konten menarik dari Serba ID !
Dukung Kami:
